Postingan

Babak baru yang melatari semangat konsilidasi keindonesiaan di abad 20 oleh pakar, tokoh, ulama, cendekiawan memiliki sofwer kebangsaan yang didasarkan dari identitas masyakarat nusantara. Kendati, logika materil dari dialektika cita cita Nasionalisme itu terjebak dalam arus perubahan zaman, khususnya paham kebangsaan. Indonesia dipaksakan untuk merdeka agar sumber daya Indonesia tidak dikuasai burjuasi, kolonialisme dan lingkaran kapitalisme. tpi tampknya, paham nasionalisme berkedok kebangsaan demikian adalah dervitat dari feodalisme yang bermetamorfosa. Manusia Eropa di-paruh abad 19 Nasioalisme perlu kapitalisme agar sumber daya menjadi open source. sehingga sangat menampakan prinsip bahwa nasionalisme yang digaungkan seratus persen blum lepas dari feodalisme.

0

0 Komentar

Login untuk menambahkan komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar!